Minggu, 16 Oktober 2011

Followership


Kalau kemarin saya sudah membahas tentang kepemimpinan (leadership) kali ini saya akan membahas lebih lanjut tentang followership, materi yang saya dapat setelah belajar OCB (output character building)

Perlu kita ketahui, berhasilnya seorang pemimpin ternyata tidak lepas dari peran followers. Followers menjadi sangat penting dalam perubahan-perubahan yang terjadi saat ini. Follower ikut serta dalam membenahi dan memecahkan masalah organisasi, tanpa menunggu harus menjadi pemimpin dahulu. Tak jarang kita jumpai kebanyakan pemimpin merupakan bekas dari seorang follower.

Ini adalah tipe-tipe pengikut :

Alineated Followers
      Pengikut tipe ini bisa jadi efektif, punya kemampuan yang baik namun lebih sering focusterhadap kekurangan organisasi dan orang lain
Effective Followers
      Lebih bersifat adil, selalu menghadapi masalah tidak menghindari resiko. Sering disebut exemplary follower.
Pragmatic Survivor
      Tipe yang selalu ingin mendapat keuntungan untuk dirinya sendiri. Selalu memanfaatkan situasi hanya untuk kebutuhannya saja
Passive Followers
      Tipe ini tidak menunjukan sikap inisatif. Bisa disebut sebagai followers yang “malas”. Tidak menunjukkan tanggungjawabnya.
Conformist Followers
      Tipe ini tipe yang aktif dalam berpatisipasi untuk organisasi, namun kurang menggunakan kemampuan berfikir kritisnya dalam melakukan tugas atau pekerjaan.

Orang mengharapkan hal berikut dari pemimpin : Jujur, kompeten, berpandangan kedepan, memberikan inspirasi. Sedangkan sifat-sifat berikut yang di harapkan muncul dari follower : jujur, kompeten, dapat diandalkan dan kooperatif (Kouzes dan Posner, 1987). Selanjutnya karakter sangat penting yang akan mendukung exemplary follower adalah keihlasan dan kesungguhan.

Kamis, 13 Oktober 2011

Pengantar Kepemimpinan



Kepemimpinan merupakan kekuatan yang berpengaruh di dalam diri kita. Dimulai dari hal kecil kita memimpin diri kita sendiri unruk berjalan dengan benar dan menuju hal yang lebih besar seperti memimpin orang lain atau yang lebih kita kenal dengan kelompok, organisasi ataupun tim. Tanpa kepemimpinan yang baik organisasiakan terpakasa memilih satu dia antara dua kemungkinan ini :  stuck or retarded.

Kepemimpinan  sangat mempunyai arti penting bagi daya hidup kesegaran dalam sebuah tim. Selanjutnya yang yang lebih penting tentu saja bukan hanya keberadaan kepemimpinan itu sendiri, namun lebih dari itu : bagaimana kepemimpinan secara baik mesti di jalankan.
Menurut Roberts & Hunt (1991) “Seorang pemimpin adalah orang yang perilakunya dapat mempengaruhi atau menentukan perilaku anggota lain dalam kelompoknya”.
Jadi, yang dikatakan pemimpin adalah orang yang mampu mempertahankan motivasi para followersnya. Jadi bukan hanya sekedar sesaat saja.

Peran yang di jalankan pemimpin akan memberikan pengaruh berjangka panjang (Long lasting influence). Pengaruh seorang pemimpin, sekalipun ia sudah tak lagi memegang kendali kekuasaan akan tetap di rasakan pengaruhnya bila ia menjalankan kepemimpinannya dengan bagus.
Pemimpin adalah agent of change, yaitu agen perubahan. Ide-ide perubahan bisa saja muncul dari bawah/orang lain namun, tanpa pemimpin yang bisa memfalisitasi ide tersebut jangnkan untuk perubahan bahkan ide itupun tidak akan tumbuh.

Pada tingkat personal : pemimpin (individu) yang memiliki karakter layak dipercaya. Selanjutnya akan ada pembagian tugas di bawah pemimpin. Yang perlu kita ingat adalah Kepemimpinan tidak selalu berkonotasi dengan posisi pimpinan (headship). Kepemimpinan dipertahankan melalui relationshipKeberhasilan seseorang dapat dilihat ketika munculnyakepercayaan diantara orang-orang yang ia pimpin.
Karena terbentuk melalui hubungan, kepemimpinan memiliki sisi yang berkaitan dengan nilai serta karakter, maka penting memahami dimensi karakter dan nilai-nilai ini sebagai dasar bagi pengembangan kepemimpinan kita.



Rafika's Note



Catatan waktu senggang pada kuliah OCB